Ratusan Monyet Turun Gunung, Warga Sangkut Pautkan dengan Aktivitas Kelud

13 Desember 2021, 14:53 WIB
Ilustrasi - Ilustrasi monyet turun Gunung di kaki Gunung Kelud   /Pixabay/TheOtherKev

MALANG TERKINI – Kawanan monyet terlihat tengah bergerombol menuruni Gunung Kelud pada Minggu, 12 Desember 2021.

Para warga yang menyaksikan hal itu pun mulai menyangkut pautkan dengan aktivitas Gunung Kelud yang berada di Kediri, Jawa Timur itu.

Seorang warganet melaporkan jika dirinya melihat aktivitas tak biasa saat berada di kawasan kaki gunung. Mengaku seringkali berada di lokasi, warganet tersebut menyebut baru kali ini dirinya melihat monyet-monyet turun gunung.

Baca Juga: Gunung Merapi Mengeluarkan Guguran Awan Panas Dengan Lontaran Sejauh 2.000 meter

Kawanan monyet yang diperkirakan berjumlah ratusan ekor itu berlarian menuruni gunung. Hal ini juga disaksikan oleh para warga sekitar lainnya. Memang, lokasi terlihatnya monyet turun gunung ini terjadi tepat di pinggir jalan raya dengan aktivitas cukup padat.

Tentu saja kejadian ini menarik perhatian warga dan banyak warga yang berhenti untuk melihat para monyet tersebut dari dekat.

Beberapa warga yang panik pun mengaitkan fenomena itu dengan aktivitas salah satu gunung berapi yang terakhir meletus pada di tahun 2014 itu.

Dilansir Malang Terkini dari unggahan akun Instagram @radiopatria, Pos Pengamatan Gunung Api Kelud menyatakan jika hingga saat ini Gunung Kelud masih berada di level 1, atau dalam keadaan normal.

Baca Juga: GEMPA Hari ini! Berpusat di Tenggara Jember, Dirasakan Warga Bali, Lumajang, Trenggalek, hingga Blitar

Dilaporkan, sepanjang hari Minggu 12 Desember 2021 ada satu gempa tektonik lokal berdurasi 43 detik dan satu tektonik jauh berdurasi 72 detik.

Sementara itu, suhu udara di Gunung Kelud berkisar antara 20 – 30˚C dengan kelembaban udara 60-80 persen. Asap kawah sendiri bertekanan lemah dengan intensitas tipis hingga sedang.

Karena hal ini, Badan Geologi di Pos Pengamatan Gunung Api mengungkapkan warga tidak perlu panik, namun diharapkan untuk tetap waspada.

Baca Juga: Kronologi Dugaan KDRT di Bandung, Istri Disiksa Tanpa Busana dan Videonya disebar di Grup WA

Kepanikan warga bukan tanpa sebab, akhir-akhir ini diketahui beberapa gunung di Pulau Jawa terindikasi aktivitas tidak biasa. Terakhir adalah erupsi Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur yang menelan puluhan korban jiwa dan ribuan lainnya masih dalam pengungsian.

Gunung Kelud merupakan salah satu gunung berapi di Indonesia yang masih aktif yang berada di tiga perbatasan kabupaten, antara lain Kabupaten Malang, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Blitar.

Tercatat, gunung ini telah meletus sebanyak 30 kali dalam 1000 tahun terakhir. Pada tahun 2014, Gunung Kelud sempat meletus dan abu vulkaniknya dirasakan hingga Daerah Istimewa Yogyakarta yang jaraknya lebih dari 200 kilometer.

Tidak banyak korban jiwa yang meninggal akibat dampak letusan Gunung Kelud di 2014 itu. Sebelumnya, warga sempat diperingatkan akan adanya peningkatan aktivitas gunung dan status dinaikkan menjadi level Awas.

Saat itu warga mengungsi ke daerah yang lebih aman dengan jarak lebih dari 10 kilometer di bawah puncak. Sebanyak lebih dari 56.000 warga mengungsi dan belasan ribu bangunan rusak dan hancur. ***

Editor: Gilang Rafiqa Sari

Sumber: Instagram @radiopatria

Tags

Terkini

Terpopuler