Revisi Cuti Bersama dan Libur Akhir Tahun Sesuai Arahan Presiden Jokowi

- 24 November 2020, 06:29 WIB
Revisi Cuti Bersama dan Libur Akhir Tahun 2020
Revisi Cuti Bersama dan Libur Akhir Tahun 2020 /PIXABAY/tigerlily713

MALANG TERKINI – Pemerintah akan revisi cuti bersama dan libur akhir tahun 2020. Hal ini terkait dengan pandemi Covid-19 yang masih ada di Indonesia.

Cuti bersama 2020 dijadwalkan sebagai pengganti libur dan cuti bersama Idul Fitri yang sebelumnya mengalami revisi karena tingkatb penularan Covid-19 masih tinggi saat itu.

Revisi libur akhir tahun 2020 serta cuti bersama saat ini juga masih dipengaruhi oleh wabah yang berasal dari China dan masuk Tanah Air pada Maret 2020 yang lalu.

Baca Juga: Libur Akhir Tahun dan Cuti Bersama 2020 Dikurangi

Perihal revisi cuti bersama dan libur akhir tahun ini disampaikan oleh  Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Muhajir menyebutkan jika hal tersebut atas permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta.

“Berkaitan dengan masalah libur, cuti bersama akhir tahun, termasuk libur pengganti cuti bersama hari raya Idul Fitri, Bapak Presiden memberikan arahan supaya ada pengurangan," ujar Muhadjir dalam konferensi pers virtual, sebagaimana dikutip MalangTerkini.com dari Antara, Senin 23 November 2020.

Baca Juga: Asik, Liburan Akhir Tahun Akan Ditemani Serial Cek Toko Sebelah: Babak Baru

Muhajir menjelaskan jika presiden meminta pihaknya menggelar rapat koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk membahas libur dan cuti bersama akhir tahun serta pengganti libur cuti bersama Idul Fitri ini.

Dalam ratas itu Presiden menyampaikan bahwa indikator penanganan COVID-19 di Tanah Air relatif positif dibandingkan indikator penanganan global.

Baca Juga: Pengurangan Libur Akhir Tahun dan Cuti Bersama 2020, Menko Muhajir Sebut Itu Arahan Presiden Jokowi

Baca Juga: Inilah Deretan Destinasi Wisata Favorit Selama Liburan Akhir Tahun

Pada rapat tersebut Presiden juga memberikan penegasan agar Mendagri, Polri dan seluruh jajaran memberikan perhatian khusus dalam masalah pilkada yang akan berlangsung kurang dari dua pekan ke depan.

Sebelumnya, Senin 16 November 2020, Gubernur Jawa Tengah menyatakan sepakat dengan usulan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengenai penundaan libur panjang pada akhir 2020.

"Setuju dengan usulan IDI soal penundaan libur akhir tahun," katanya usai rapat penanganan COVID-19 di kantor Gubernur Jateng, Semarang ketika itu, dikutip dari Antara.

"Kita sudah menyiapkan antisipasinya. Kan masih ada potensi kerumunan, misalnya Maulid Nabi, akan ada Natal, mungkin perayaan di luar itu adalah tahun baru," lanjutnya.

Orang nomor satu di Jateng itu menegaskan semua potensi kerumunan yang tidak dilakukan pembatasan tidak akan mendapat izin dari kepolisian.

Baca Juga: Inilho Wisata Religi di Malang, Liburan Sembari Pertebal Iman

Baca Juga: Perubahan Hari Libur Panjang Akhir Tahun dan Cuti Bersama 2020

"Kalau dari kepolisian, kalau tidak dibatasi tidak akan diizinkan," kata Ganjar Pranowo.***

 

Editor: Lazuardi Ansori

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x