Kemenkes Mulai Kirim SMS ke Penerima Vaksin Covid-19, Siapa Saja?

- 1 Januari 2021, 21:05 WIB
ilustrasi pesan
ilustrasi pesan /PIXABAY/JESHOOTS-COM

MALANG TERKINI - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mulai mengirimkan pesan singkat atau SMS kepada penerima vaksin Covid-19 pada Kamis, 31 Desember 2020.

Mereka yang mendapatkan sms dari Kemenkes adalah penerima prioritas vaksin Covid-19 yang telah terdaftar di tahap pertama.

Adapun sasaran penerima SMS adalah mereka yang namanya telah terdaftar dalam "Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Corona Virus Disease COVID-19".

Baca Juga: pedulilindungi.id/cek-nik, Masukkan NIK di KTP untuk Cek Penerima Vaksin Covid-19 Gratis

Sebagaimana Malang Terkini kutip langsung dari laman resmi Sekretariat Kabinet, aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/12757/2020 tentang Penetapan Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), yang ditetapkan oleh Menteri Gunadi Sadikin pada tanggal 28 Desember 2020.

Disebutkan dalam aturan KMK, pengiriman pemberitahuan SMS akan diberikan serentak mulai 31 Desember 2020.

SMS yang dikirimkan oleh Kemenkes bersifat edukasi, mengajak dan mengingatkan tentang vaksinasi Covid-19

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr Nadia Tarmizi, mengatakan mereka yang menerima SMS vaksinasi adalah kelompok masyarakat berusia 18-59 tahun dan diutammakan dari tenaga medis.

Baca Juga: Daftar Penerima Vaksin Covid-19 Gratis, Cek Pakai NIK KTP di pedulilindungi.id/cek-nik

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap dengan menerapkan prinsip kehati hatian.

Proses vaksinasi sendiri diharapkan dapat mulai dilaksanakan setelah dikeluarkannya Emergency Use Authorization (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pada tahapan pertama, kelompok prioritas penerima vaksin adalah 1,319 juta tenaga kesehatan serta penunjang pada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, petugas tracing kasus COVID-19 dan juga 195 ribu petugas pelayan publik esensial sebagai garda terdepan seperti TNI Polri, Satpol PP, petugas pelayan publik transportasi (petugas bandara, pelabuhan, KA, MRT, dll) termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama di seluruh Indonesia. Vaksinasi diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 14 hari.

Baca Juga: Login pedulilindungi.id, Cek Penerima Vaksin Covid-19 Gratis dari Pemerintah

Namun demikian, pemerintah memberikan pengecualian bagi masyarakat yang tidak memenuhi kriteria penerima vaksin COVID-19 sesuai dengan indikasi vaksin COVID-19 yang tersedia.***

Editor: Ianatul Ainiyah

Sumber: Setkab


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah