Tiga Pelajar Terseret Arus Sungai Cipelang di Sukabumi Jawa Barat, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

- 29 Mei 2022, 22:15 WIB
Ilustrasi: Tiga pelajar terseret arus Sungai Cipelang di Sukabumi, Jawa Barat, usai mengikuti latihan pencak silat di sekitar sungai pada Minggu, 29 Mei 2022.
Ilustrasi: Tiga pelajar terseret arus Sungai Cipelang di Sukabumi, Jawa Barat, usai mengikuti latihan pencak silat di sekitar sungai pada Minggu, 29 Mei 2022. /Ken1843/Pixabay

MALANG TERKINI - Tiga pelajar terseret arus Sungai Cipelang di Kampung Warungkalapa, Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu, 29 Mei 2022.

Ketiga pelajar tersebut merupakan murid Perguruan Pencak Silat Cadas Rasa yang sebelumnya mengikuti latihan di sekitar Sungai Cipelang.

Akibat terbawa arus Sungai Cipelang itu, satu korban meninggal dunia, sedangkan dua lainnya dapat diselamatkan.

Baca Juga: Cerita Eril yang Hilang di Sungai Aare, Memastikan Adik dan Kawannya Sampai di Daratan lalu Berteriak 'Help'

"Dua korban selamat langsung dilarikan ke RSUD Al-Mulk dan satu korban lainnya sempat dinyatakan hilang dan berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi musibah," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi, Imran Whardani, Minggu, dilansir dari Antara.

Dua korban selamat yaitu Elsa (13) dan Parli (14) warga Babakan Cimenteng, sedangkan yang meninggal bernama Raitan (14) warga Kampung Joglo, Kota Sukabumi.

Berdasarkan keterangan dari petugas BPBD setempat, kejadian bermula saat korban dan delapan rekan dengan seorang guru pembina Davin Abdurahman (30) mengadakan latihan pencak silat.

Baca Juga: 10 Quotes untuk Memperingati Hari Lahir Pancasila 2022 dari Tokoh Nasional, Mana Caption Favoritmu?

Latihan tersebut dilakukan di sekitar Sungai Cipelang, RT 01, RW 01, Kampung Warungkalapa, Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, pada Minggu siang.

Setelah berlatih, ketiga korban bersama delapan rekannya sedang bersih-bersih dan bermain di aliran Sungai Cipelang.

Diduga ketiganya terlalu ke tengah sungai dan tidak bisa berenang sehingga terseret arus sekira pukul 12.11 WIB.

Elsa dan Parli dapat ditolong guru pembina tadi yang mengetahui insiden itu. Sedangkan Raitan, tidak berhasil diselamatkan, tubuhnya terbawa arus dan hilang tenggelam.

Menerima laporan adanya kecelakaan tersebut, tim SAR gabungan bergegas menuju ke lokasi kejadian.

Baca Juga: Raffi Ahmad Dinilai Cocok Dicalonkan pada Pilpres 2024, Politisi PKS: Negeri Ini Butuh Cara Berpikir Baru

Tim SAR melakukan pencarian korban yang tenggelam dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet, memantau di darat dan menyelam ke dasar sungai.

Beberapa jam kemuduan, anggota tim SAR akhirnya berhasil menemukan jasad Raitan di dasar sungai dengan kondisi tidak bernyawa.

Seluruh korban, baik yang selamat maupun meninggal dunia dievakuasi ke RSUD Al-Mulk Lembursitu.

Baca Juga: Viral! Seorang Wanita Diduga Mengalami Pelecehan Seksual oleh Pria Berjaket Ojek Online Tanpa Pertolongan

"Untuk korban selamat masih dalam perawatan tim medis RSUD Al-Mulk, sementara untuk jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman," ujar Imran.

Tim SAR gabungan yang dikerahkan ke lokasi terdiri dari unsur TNI, Polri, Palang Merah Indonesia (PMI) dan BPBD Kota Sukabumi serta relawan lainnya.

Pihak kepolisian dari Polsek Lembursitu pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari beberapa saksi.***

Editor: Gilang Rafiqa Sari

Sumber: Antara News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah