Presiden Tiongkok Diundang Putin ke Rusia dalam Perjalanan Kerjasama, Perdamaian dan Persahabatan

- 18 Maret 2023, 07:15 WIB
Ilustrasi. Kerjasama Perdamaian dan Persahabatan Tiongkok - Rusia
Ilustrasi. Kerjasama Perdamaian dan Persahabatan Tiongkok - Rusia /Reuters/Evgenia Novozhenina/

Kremlin juga mengemukakan bahwa dokumen bilateral penting akan ditandatangani dalam sebuah pernyataan namun tidak di pernyataan tersebut lebih lanjut.

Terakhir kedua pemimpin tersebut bersua di Uzbekistan pada KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai bulan September 2022. Lawatan Xi menjadi kunjungan perdana sejak Invasi Rusia atas Ukraina.

Latar belakang rencana tersebut

Pada bulan Januari 2021, Wang Yi selaku Menlu Tiongkok kala itu menyatakan bahwa kerja sama strategis Sino-Rusia tersebut tanpa halangan dan tanpa batas.

Namun ketika terjadi krisis yang memilukan itu, tetap menguatkan kembali hubungan kedua negara itu.

Perdagangan bilateral dengan Tiongkok lebih tinggi karena dilaporkan sebagai langganan terbesar untuk membeli minyak dari Rusia.

Baca Juga: Viral Hujan Cacing di China, Fenomena Aneh Membuat Heboh Warga, Cek Faktanya

Sampai kini, Tiongkok tetap kekeh menyebutnya sebagai krisis serta abstain dari resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengecam invasi Rusia sejak September setahun yang lalu.

Pada peringatan setahun perang tanggal 24 Februari 2023, Tiongkok terbitkan 12 poin yang isinya mengajak seluruh dunia menyokong pembicaraan langsung Ukraina dan Rusia secepatnya supaya perang tersebut cepat tamat.

Untuk 12 poin tersebut, isinya antara lain sebagai berikut:

1. Hormati hak kedaulatan semua negara.
2. Sudahi mental perang dingin.
3. Sudahi permusuhan.

Halaman:

Editor: Iksan

Sumber: mothership.sg


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah